Inilah Bom Untuk Pesawat Sukhoi Buatan Indonesia

%image_alt%

Saat ini kedaulatan langit Indonesia dijaga oleh pesawat jet Sukhoi. Kecanggihan dan kehebatan pesawat jet buatan Rusia tersebut sudah diakui oleh dunia. Indonesia saat ini pun sudah mempunyai satu skuadron Sukhoi.

Demi memenuhi kebutuhan amunisi Sukhoi, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri strategis, PT Dahana membuat bom khusus pesawat canggih asal Rusia tersebut. Dalam pameran Indodefence di JIExpo Kemayoran, Dahana juga menampilka bom buatan anak bangsa untuk pesawat Sukhoi.

Bom yang diberi nama P 100 LIVE ini, diklaim mempunyai daya ledak seluas lapangan sepakbola. P 100 LIVE sendiri merupakan jenis bom yang ditembakan dari udara ke daratan.

“Radius ledakan satu stadion bisa hancur semuanya mulai dari rumah dan bangunan lainnya,” kata Public Relation Dahana, Yustinus Sudarminto, seperti dikutip detik.com, Kamis (3/11/2016).

Meurut dia, saat ini bom P 100 LIVE khusus untuk memenuhi kebutuhan militer Indonesia dalam hal ini TNI Angkatan Udara.

Sebenarnya, kata dia, sudah ada beberapa negara berminat memasan P 100 LIVE tersebut. Namun Dahana saat ini lebih fokus untuk mencukupi kebutuhan pertahanan dalam negeri terlebih dahulu.

“Ada negara lain minat, tapi kita keep buat sendiri. Seperti Australia dan Timor Leste itu minat,” ujarnya.

Tidak hanya P 100 LIVE saja, pada pameran tersebut juga ditampilkan bom P 250  dan P 500L. Bom tersebut dibuat oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkata Udara (Dislitbangau). Tampilan ketiga bom tersebut berbeda dari milik asing, bentuknya hampir menyerupai tabung gas.

Tim peneliti Dislitbangau, Mayor Tek Ari Santoso mengatakan dirinya bersama tim Dislitbangau menciptakan bom antipersonel dengan memiliki efek ledakan yang sangat mematikan. Bila dijatuhkan dari pesawat Sukhoi ke daratan bisa melukai, bahkan membunuh lawan.

“Karakter bom jenis ini saat menyentuh sasaran akan meledak dan pecahan cangkangnya menyebar mengenai sasaran,” kata Ari, seperti dikutip merdeka.com.

P 250 dan P 500L sendiri sudah menjalani uji coba di Pacitan, Jawa Timur. Hasil kedua bom tersebut cukup mengesankan dan menggembirakan.

Sumber: SuratKabar.Co

Artikel Mancanegara:

Reply