Kapolri Sebut Penulis Buku ‘Jakarta Undercover’ Miliki Kemampuan Intelektual Rendah

jokowi-undercover

Nama Bambang Tri Maryoto mendadak populer setelah bukunya yang berjudul “Jokowi Undercover” banyak dibicarakan orang. Bahkan, Bambang dengan berani menuding bahwa Jokowi terlibat dalam Partai Komunis Indonesia (PKI).

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memebrikan sedikit komentarnya mengenai penulis buku kontroversional ini. Tito juga meragukan kemampuan intelektual Bambang.

Bukan tak beralasan, keraguan Tito ini berdasarkan riwayat pendidikan Bambang yang hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Bambang juga tak melanjutkan pendidikannya ke bangku perguruan tinggi.

“Yang bersangkutan tidak lulus S1, hanya lulus SMA. Mohon maaf kemampuan intelektualnya relatif menengah ke bawah,” ungkap Tito, Rabu (4/1/2017) dilansir kompas.com.

Dari situ Tito menilai Bambang tak memiliki kemampuan untuk melakukan riset, terlebih menulis sebuah buku non-fiksi.

“Pendapat saya, dia tak memiliki kemampuan metodologi untuk melakukan penelitian melalui buku itu,” tegasnya.

Tito menilai, buku yang ditulis Bambang ini harusnya bermuatan fakta dan kebenaran. Namun, tanpa data pendukung yang jelas, buku ciptaannya ini serupa dengan novel fiksi.

Baca Juga:

Artikel Mancanegara:

Reply